Wenger Kritik Jadwal Padat Premier League
Permasalahan yang Disoroti Oleh Wenger Adalah Tidak Meratanya Waktu Istirahat yang Didapatkan Para Peserta Premier League
![]() |
| Arsene Wenger (Cr. Daily Mail) |
Pada Minggu (1/1/2017), Arsenal baru saja memainkan laga Premier League kontra Crystal Palace di Stadion Emirates.
Namun, dua hari berselang (3/1/2017), Arsenal sudah harus kembali menjalani partai ajang serupa melawan AFC Bournemouth.
![]() |
| Arsenal harus bermain lawan Bournemouth pada Selasa malam setelah mengalahkan Crystal Palace (Cr. Daily Mail) |
Pokok permasalahan yang disoroti oleh Wenger adalah tidak meratanya waktu istirahat yang didapatkan para peserta Premier League.
Wenger pun beranggapan bahwa pengelola kompetisi hanya memikirkan keuntungan dari penjualan hak siar dari pada fisik para pesepak bola.
"Saya merasakan periode Natal terburuk dalam 20 tahun terakhir. Perbedaan waktu istirahat sungguh sulit dipercaya," ujarWenger seperti dikutip dari Daily Mail.
"Semuanya demi meraih banyak uang lewat penjual hak siar pertandingan kepada stasiun televisi. Jadi, kami terpaksa menerima kebijakan tersebut," ucapnya.
Ucapan Wenger tidak salah. Terdapat perbedaan waktu istirahat yang dialami para klub Premier League.
Contohnya saja Chelsea yang lebih diuntungkan dengan jeda selama sekitar tiga hari. Chelsea menjalani pertandingan melawan Stoke City pada Sabtu (31/12/2016), dan baru akan melakoni laga pekan ke-20 kontra Tottenham Hotspur pada Rabu (4/1/2017).
![]() |
| Chelsea terakhir bermain pada hari Sabtu dan bermain lagi sampai bertemu Tottenham pada Rabu(Cr. Daily Mail) |



Post a Comment